saudara misterius
1. Risa
: Anak
berumur 7 tahun
2. Nenek : Lansia
3. Mama : Orang
dewasa
4. Yanti : Remaja
18 tahun
5. Febri : Anak
berumur 6 tahun
6. Fia : Anak
berumur 7 tahun
7. Mega : Anak
berumur 9 tahun
Keterangan Panggung
Panggung mereupakan ruangan yang didesain
menyerupai ruang keluarga ada tv an tempat duduk. Panggung merupakan halaman
yang bias didesain untuk mempunyai tembok dan semak-semak.
Saudara Misterius
Risa dan keluarganya sedang
berlibur di kota Malang, mereka bermalam disuatu villa. Kejadian aneh menimpa
Risa saat ia bermain petak umpet bersama ketiga saudaranya . suasana memang
sepi, hening karena memang hari sudah cukup malam. Tetapi anak-anak ini tidak
takut dan tetap bermain dihalaman villa.
Saat malam tiba…
Mama : ayo
tidur, Risa tidur dikamar sinii sama mama papa nanti nenek dan yan lain dikamar
sebelah (menunjuk kamar)
Risa : iya
nanti ma
Nenek : Mega
Fia Febri cepat tidur
Risa : nenek
sendiri kenapa gak tiudr?
Nenek : ini
sinetronnya bagus, itu lihat kasihan kan si Fitri (menunujuk tv sambil duduk
diruang keluarga)
Risa : (menghela
nafas) Feb ayo main dibawah, mbak mbak ayo kebawah
Nenek : ini
sudah malam tidak perlu kebawah
Risa : biarin lho nek kan aku bosen, ayo
kebawah
Nenek : Jangan
lama-lama, disana cukup berbahaya
Risa : iya
tau
Risa mengajak saudara-saudaranya
untuk turun kebawah, karena kebetulan villa mereka berada dilantai 2. Saat
diluar villa…
Yanti : Risa
mau ngapain dibawah? Mbak ngantuk ris… mbak nunggu diatas sini aja ya
Risa : yaudah mbak gapapa, ayo turun feb
(menggandeng tangan Febri)
Mega : kita main apa ris?
Risa : kita
main petak umpet saja, sekarang Febri yang jadi dan harus mencari kita bertiga
Risa,Mega,Fia bersembunyi dan Febri
mencari mereka. Permainan selanjutnya ialah Mega yang jadi dan Mega yang harus
mencari ketiga saudaranya itu.
Febri : mbak Mega sekarang yang jadi dan kita
ayo bersembunyi. Mbak hitung sampai 10 yaa
Fia : ayo
cepat kita sembunyi…
Febri : kamu mau sembunyi dimana Fi? Wah mana
ini Fia? Aduh tinggal aku yang belum sembunyi (kebingungan)
Mega : (menghitung) 4… 5… 6…
Febri : aduhh
aku dimana, ah sudahlah dibalik semak saja. Lho kok ada Fia (kaget)
Fia : kamu
jangan disini… pergi sana
Febri : ahh biarin aku bingung
Fia : aduhh
Febri
Risa : wah
sembunyi disana nani ketahuan, tapi kalau dibalik tembok itu… villa tetangga
gelap lagi. Ah biarin yang penting aku tidak ketahuan. (menuju kebalik tembok
pembatas villa sebelah)
Mega : 10…
sudah? Baiklah aku akan mencari kalian
Fia : Feb,
kamu diam ya. Awas kalau banyak gerak
Febri : iya
iya. Diam sttt (menutup mulut Fia)
Risa : pasti
aku aman disini. Mbak Mega tidak akan tau
Febri : Fi fi kok
terdengar suara orang jalan ya? Jangan-jangan itu mbak Mega… waduhh
Fia : stttt
kamu diam dongg
Mega : dorrr
kena kaliannn haha aku dapat Fia dan Febri, tinggal Risa
Febri : aduhh
aku kena
Fia : kamusih
banyak bicara tidak mau diam
Risa : waduhh
mereka sudah kena
Manda: Ris Ris ayo ikut aku (menarik tangan
Risa)
Risa : aduhh
mbak sttt diam dong nanti aku ketahuan, gak aku gak mau (mencoba melepaskan
tangan)
Manda: ayoo ikut kesana saja pasti aman
(menunuk arah jalan raya)
Risa : enggak
mbak gak mau, sana kamu sembunyi saja sendiri disana gakusah ngajak aku
Seketika Manda saudara Risa
menghilang, Risa berpikir mungkin dia sudah bersembunyi ditempat lain.
Mega : Hayooo
Risa kenaa
Risa : aduhh
kan aku ketahuan, gara-gara manda nih (menggeram)
Yanti : Risa
, Fia ayo semuanya naik . sudah sangat malam ini waktunya tidur
Risa : iya
sebentarrrr… ayo mbak Meg, Fi, Feb naik
Febri : ayo
Risa dan saudara-saudaranya
menyudahi permainan mereka malam ini. Mereka naik ke villa untuk beristirahat.
Risa : lhoo
sudah jam 11? Aku kira masih jam 8
Febri : anehh
kamu
Nenek : Febri
ayo tidur sini, Risa tidur sama Mama
Risa : iya tau. Huh cerewet
Yanti : Risa… sama neneknya kok begitu
Risa : biarin
Mereka semua istirahat. Keesokan
harinya, Risa dan keluarga akan ke Selecta. Tempat bermain dan renang yang
dijadikan tempat favorit keluarga ini untuk berlibur.
Mama : Risa
ayo bangun, semua sudah berkemas dan menunggu kamu nak
Risa : aduhh
ma aku ngantuk
Mama : yasudah
kamu tidur saja terus, kami mau berangkat
Risa : Lhoo ah mama. Iya iya.
Mereka sekeluarga berangkat dan
saat dimobil…
Risa : lhoo
mbak Manda mana?
Mega : mbak
Manda gak ikut Ris…
Risa : gak
lah mbak Mandal lho ikut
Mega : mbak
Manda itu dirumah
Risa : lho
(bingung)
Febri : lha
lho lha lho
Fia : kamu
kenapa Ris?
Risa : gak,
gakpapa (terdiam dan bingung)
Risa binggung dengan dirinya
sendiri, lalu siapa yang kemarin mengajaknya bersembunyi bersama? Siapa dia?
Tiba mereka semua dirumah, lelah
dengan perjalanan pulang dari Selecta saudara-saudara Risa lansung tidur
dikamar nenek. Tetapi Risa masih mengingat kejadian dimalam itu.
Risa : lalu
siapa dia? Siapa yang menarik tanganku? Siapa yang mengajakku bemain bersama?
Siapa??
Yanti tiba-tiba datang …
Yanti : Risa
kenapa?
Risa : itu
mbakk… mbak Manda…
Yanti : kenapa?
Risa : Jadi waktu aku
main petak umpet , tangan ku digandeng sama mbak Manda. Dia ngajak aku untuk
bersembunyi bersamanya. Aku gaktau mbak, yang aku lihat sih kayak mbak Manda
Risa menceritakan semua kejadian
yang menimpanya malam itu kepada Mbak Yanti.
Yanti : mangkanya
Ris, kalau sudah dilarang bermain malam-malam gitu ya jangan bermain. Kok bisa
sih gak kerasa gitu itu siapa? Fia mungkin?
Risa : bukan
mbakk, aku keasikan main mbak aku gaktau apa-apa. Tak kira itu masih jam 8
mbak, ya aku main saja
Yanti : sudah
–sudah jangan sedih gitu, jangan nangis. Untung saja kamu tidak menerima tawaran
Manda untuk bersembunyi dengannya. Kalau kamu menerimanya…
(suasana hening seketika)
Risa : ahh
mbak…
Yanti : bercanda
Risss
Manda datang…
Manda
: Ris
Risa dan Yanti bertatapan
Yanti : itu
asli kok
Manda: aku kenapa?
Yanti : tidak,
tidak apa-apa. Kamu kenapa gak ikut ke Malang kemarin?
Manda: gak papa mbak, kan sudah ada Mega
Risa dan Yanti bertatapan lalu
tersenyum.
Mungkin Risa bias mengambil banyak
pelajaran dari pengalam yang cukup mengerikan itu. Dan mungkin saat Risa besar
nanti saat ia SMP jika seorang guru menanyakan tentang pengalaman tak
terlupakan, ia akan menggunakan kejadian malam itu sebagai bahannya.
@farrijannanvrds
Naskah ini didapatkan dari pengalaman pribadi. apabila ada kesalahan nama,pengetikan,atau tempat mohon dimaafkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar