Senin, 22 September 2014

NASKAH SAUDARA MISTERIUS

sebuah cerita yang tertuang dalam bentuk naskah drama dan merupakan pengalaman pribadi selama hidup wkwk.


saudara misterius
1.      Risa     :           Anak berumur 7 tahun
2.      Nenek  :           Lansia
3.      Mama  :           Orang dewasa
4.      Yanti   :           Remaja 18 tahun
5.      Febri    :           Anak berumur 6 tahun
6.      Fia       :           Anak berumur 7 tahun
7.      Mega   :           Anak berumur 9 tahun

Keterangan Panggung
Panggung mereupakan ruangan yang didesain menyerupai ruang keluarga ada tv an tempat duduk. Panggung merupakan halaman yang bias didesain untuk mempunyai tembok dan semak-semak.





Saudara Misterius

Risa dan keluarganya sedang berlibur di kota Malang, mereka bermalam disuatu villa. Kejadian aneh menimpa Risa saat ia bermain petak umpet bersama ketiga saudaranya . suasana memang sepi, hening karena memang hari sudah cukup malam. Tetapi anak-anak ini tidak takut dan tetap bermain dihalaman villa.


Saat malam tiba…

Mama :           ayo tidur, Risa tidur dikamar sinii sama mama papa nanti nenek dan yan lain dikamar sebelah (menunjuk kamar)

Risa     :           iya nanti ma

Nenek :           Mega Fia Febri cepat tidur

Risa     :           nenek sendiri kenapa gak tiudr?

Nenek :           ini sinetronnya bagus, itu lihat kasihan kan si Fitri (menunujuk tv sambil duduk diruang keluarga)

Risa     :           (menghela nafas) Feb ayo main dibawah, mbak mbak ayo kebawah

Nenek :           ini sudah malam tidak perlu kebawah

Risa     :           biarin lho nek kan aku bosen, ayo kebawah

Nenek :           Jangan lama-lama, disana cukup berbahaya

Risa     :           iya tau

Risa mengajak saudara-saudaranya untuk turun kebawah, karena kebetulan villa mereka berada dilantai 2. Saat diluar villa…

Yanti   :           Risa mau ngapain dibawah? Mbak ngantuk ris… mbak nunggu diatas sini aja ya

Risa     :           yaudah mbak gapapa, ayo turun feb (menggandeng tangan Febri)

Mega   :           kita  main apa ris?

Risa     :           kita main petak umpet saja, sekarang Febri yang jadi dan harus mencari kita bertiga
Risa,Mega,Fia bersembunyi dan Febri mencari mereka. Permainan selanjutnya ialah Mega yang jadi dan Mega yang harus mencari ketiga saudaranya itu.

Febri   :           mbak Mega sekarang yang jadi dan kita ayo bersembunyi. Mbak hitung sampai 10 yaa

Fia       :           ayo cepat kita sembunyi…

Febri   :           kamu mau sembunyi dimana Fi? Wah mana ini Fia? Aduh tinggal aku yang belum sembunyi (kebingungan)

Mega   :           (menghitung) 4… 5… 6…

Febri   :           aduhh aku dimana, ah sudahlah dibalik semak saja. Lho kok ada Fia (kaget)

Fia       :           kamu jangan disini… pergi sana

Febri   :           ahh biarin aku bingung

Fia       :           aduhh Febri

Risa     :           wah sembunyi disana nani ketahuan, tapi kalau dibalik tembok itu… villa tetangga gelap lagi. Ah biarin yang penting aku tidak ketahuan. (menuju kebalik tembok pembatas villa sebelah)

Mega   :           10… sudah? Baiklah aku akan mencari kalian

Fia       :           Feb, kamu diam ya. Awas kalau banyak gerak

Febri   :           iya iya. Diam sttt (menutup mulut Fia)

Risa     :           pasti aku aman disini. Mbak Mega tidak akan tau

Febri    :           Fi fi kok terdengar suara orang jalan ya? Jangan-jangan itu mbak Mega… waduhh

Fia       :           stttt kamu diam dongg

Mega   :           dorrr kena kaliannn haha aku dapat Fia dan Febri, tinggal Risa

Febri   :           aduhh aku kena

Fia       :           kamusih banyak bicara tidak mau diam

Risa     :           waduhh mereka sudah kena

Manda:           Ris Ris ayo ikut aku (menarik tangan Risa)

Risa     :           aduhh mbak sttt diam dong nanti aku ketahuan, gak aku gak mau (mencoba melepaskan tangan)

Manda:           ayoo ikut kesana saja pasti aman (menunuk arah jalan raya)

Risa     :           enggak mbak gak mau, sana kamu sembunyi saja sendiri disana gakusah ngajak aku

Seketika Manda saudara Risa menghilang, Risa berpikir mungkin dia sudah bersembunyi ditempat lain.

Mega   :           Hayooo Risa kenaa

Risa     :           aduhh kan aku ketahuan, gara-gara manda nih (menggeram)

Yanti   :           Risa , Fia ayo semuanya naik . sudah sangat malam ini waktunya tidur

Risa     :           iya sebentarrrr… ayo mbak Meg, Fi, Feb naik

Febri   :           ayo

Risa dan saudara-saudaranya menyudahi permainan mereka malam ini. Mereka naik ke villa untuk beristirahat.

Risa     :           lhoo sudah jam 11? Aku kira masih jam 8

Febri   :           anehh kamu

Nenek :           Febri ayo tidur sini, Risa tidur sama Mama

Risa     :           iya tau. Huh cerewet

Yanti   :           Risa… sama neneknya kok begitu

Risa     :           biarin

Mereka semua istirahat. Keesokan harinya, Risa dan keluarga akan ke Selecta. Tempat bermain dan renang yang dijadikan tempat favorit keluarga ini untuk berlibur.

Mama :           Risa ayo bangun, semua sudah berkemas dan menunggu kamu nak

Risa     :           aduhh ma aku ngantuk

Mama :           yasudah kamu tidur saja terus, kami mau berangkat

Risa     :           Lhoo ah mama. Iya iya.

Mereka sekeluarga berangkat dan saat dimobil…

Risa     :           lhoo mbak Manda mana?

Mega   :           mbak Manda gak ikut Ris…

Risa     :           gak lah mbak Mandal lho ikut

Mega   :           mbak Manda itu dirumah

Risa     :           lho (bingung)

Febri   :           lha lho lha lho

Fia       :           kamu kenapa Ris?

Risa     :           gak, gakpapa (terdiam dan bingung)

Risa binggung dengan dirinya sendiri, lalu siapa yang kemarin mengajaknya bersembunyi bersama? Siapa dia?
Tiba mereka semua dirumah, lelah dengan perjalanan pulang dari Selecta saudara-saudara Risa lansung tidur dikamar nenek. Tetapi Risa masih mengingat kejadian dimalam itu.

Risa     :           lalu siapa dia? Siapa yang menarik tanganku? Siapa yang mengajakku bemain bersama? Siapa??

Yanti tiba-tiba datang …

Yanti   :           Risa kenapa?

Risa     :           itu mbakk… mbak Manda…

Yanti   :           kenapa?

Risa     :           Jadi waktu aku main petak umpet , tangan ku digandeng sama mbak Manda. Dia ngajak aku untuk bersembunyi bersamanya. Aku gaktau mbak, yang aku lihat sih kayak mbak Manda

Risa menceritakan semua kejadian yang menimpanya malam itu kepada Mbak Yanti.

Yanti   :           mangkanya Ris, kalau sudah dilarang bermain malam-malam gitu ya jangan bermain. Kok bisa sih gak kerasa gitu itu siapa? Fia mungkin?

Risa     :           bukan mbakk, aku keasikan main mbak aku gaktau apa-apa. Tak kira itu masih jam 8 mbak, ya aku main saja

Yanti   :           sudah –sudah jangan sedih gitu, jangan nangis. Untung saja kamu tidak menerima tawaran Manda untuk bersembunyi dengannya. Kalau kamu menerimanya…

(suasana hening seketika)

Risa     :           ahh mbak…

Yanti   :           bercanda Risss

Manda datang…

Manda            :           Ris

Risa dan Yanti bertatapan

Yanti   :           itu asli kok

Manda:           aku kenapa?

Yanti   :           tidak, tidak apa-apa. Kamu kenapa gak ikut ke Malang kemarin?

Manda:           gak papa mbak, kan sudah ada Mega

Risa dan Yanti bertatapan lalu tersenyum.

Mungkin Risa bias mengambil banyak pelajaran dari pengalam yang cukup mengerikan itu. Dan mungkin saat Risa besar nanti saat ia SMP jika seorang guru menanyakan tentang pengalaman tak terlupakan, ia akan menggunakan kejadian malam itu sebagai bahannya.

@farrijannanvrds

Naskah ini didapatkan dari pengalaman pribadi. apabila ada kesalahan nama,pengetikan,atau tempat mohon dimaafkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar